Seorang wanita meninggal dunia dan 19 orang lainnya terluka saat sebuah
papan iklan roboh di lokasi konser Linkin Park di Cape Town, Afrika
Selatan.Rangka papan iklan atau perancah di luar stadion Green Point itu ambruk akibat angin kencang sebelum konser berlangsung, Rabu lalu.
Band asal California itu telah mengeluarkan pernyataan belasungkawa.
"Kami sampaikan kesedihan untuk mereka yang cedera dan kami menyampaikan duka cita pada keluarga penggemar kami yang meninggal dunia," kata Linkin Park.
Konser tetap berjalan seperti biasa karena Linkin Park baru mengetahui tragedi itu usai turun pentas.
"Satu orang meninggal dunia karena lukanya sangat parah. Ia adalah seorang wanita. Ia meninggal di rumah sakit," kata juru bicara kota Cape Town Kyle Hatton.
"Sesudah penampilan di Stadion Cape Town, kami diberitahu bahwa beberapa orang terluka akibat robohnya sebuah papan iklan yang dipasang oleh Lucozade di area parkir di luar lokasi konser kami," demikian isi pernyataan Linkin Park di situs mereka.
"Meski kami tidak berhubungan dengan sponsor itu atau institusi yang bertanggung jawab memasang struktur itu, keselamatan para penggemar sangat penting bagi kami dan kami bersimpati pada mereka yang terdampak oleh tragedi ini."
"GSK dan Lucozade sangat sedih dan terpukul karena kecelakaan tadi malam. Perhatian kami saat ini adalah untuk korban dan keluarganya, dan kami berdoa untuk mereka," tulis GlaxoSmithKline, perusahaan induk Lucozade, yang mensponsori pertunjukan itu.
Linkin Park, yang memuncaki tangga album Inggris Juli lalu dengan Living Things, saat ini melakukan konser di Afrika Selatan dengan konser berikutnya di Johannesburg akhir pekan ini. (BBC/Wrt3)
Sebuah papan reklame roboh dan menewaskan seorang perempuan di dekat lokasi konser Linkin Park di luar Stadion Cape Town, Afrika Selatan, Kamis (8/11) waktu Indonesia. Papan tersebut roboh akibat angin kencang.
Juru bicara Pemerintah Kota Cape Town Kylie Hatton mengatakan seorang perempuan tewas setelah dilarikan ke rumah sakit. Sementara sebanyak 19 orang lainnya terluka. Hatton menyebut, sebanyak 12 di antaranya dirawat di rumah sakit.
Grup band Linkin Park dalam keterangan resmi mengatakan, "Kami mengucapkan bela sungkawa dan duka bagi mereka yang terluka. Kami juga berdoa bagi keluarga penggemar yang meninggal akibat luka yang dideritanya."
Linkin Park kemudian menegaskan mereka tidak terkait dengan sponsor yang bertanggung jawab atas papan reklame tersebut.(AP/MI/TII)


02.46
Unknown


0 komentar:
Posting Komentar